
Table of Contents
Pendahuluan
Dalam pembelajaran bahasa Inggris, salah satu kesalahan paling umum yang sering terjadi—terutama pada level pemula—adalah tertukarnya penggunaan I, me, my, mine, dan myself. Kelima kata ini memang sama-sama merujuk pada diri sendiri (orang pertama tunggal), tetapi fungsi dan penempatannya dalam kalimat sangat berbeda.
Kesalahan kecil seperti:
“Me am happy”
atau
“This is my”
bisa membuat kalimat terdengar tidak alami, bahkan salah secara tata bahasa. Oleh karena itu, memahami perbedaan kelima kata ini adalah fondasi penting dalam grammar bahasa Inggris.
Artikel ini akan membahas secara lengkap, runtut, dan mudah dipahami mengenai perbedaan I, Me, My, Mine, dan Myself, lengkap dengan fungsi, rumus, dan contoh kalimat agar kamu tidak salah lagi saat menggunakannya.
1. I sebagai Subject Pronoun (Subjek)
I adalah subject pronoun, yaitu kata ganti yang berfungsi sebagai pelaku dalam sebuah kalimat. Artinya, I digunakan ketika “aku” melakukan suatu tindakan.
Ciri utama:
- Selalu berada sebelum kata kerja
- Berperan sebagai subjek kalimat
Rumus:
I + verb
Contoh:
- I like English.
- I am a student.
- I work at an English course.
- I want to improve my speaking skill.
Kesalahan yang sering terjadi:
❌ Me like English
✅ I like English
Kesimpulan singkat:
Jika kata “aku” berada di awal kalimat dan melakukan aksi, maka gunakan I, bukan me.
2. Me sebagai Object Pronoun (Objek)
Berbeda dengan I, kata me berfungsi sebagai object pronoun, yaitu kata ganti yang menerima tindakan, bukan melakukan tindakan.
Ciri utama:
- Terletak setelah kata kerja atau setelah preposisi (to, for, with, from, dll.)
- Tidak pernah menjadi subjek
Contoh:
- She loves me.
- My teacher called me.
- This message is for me.
- They invited me to the meeting.
Kesalahan yang sering terjadi:
❌ She loves I
✅ She loves me
Kesimpulan singkat:
Jika “aku” berada di posisi objek atau menjadi yang dikenai aksi, maka gunakan me.
3. My sebagai Possessive Adjective (Kata Sifat Kepemilikan)
My adalah kata kepemilikan yang menunjukkan bahwa suatu benda milik kita. Namun, my harus selalu diikuti oleh kata benda.
Ciri utama:
- Berfungsi sebagai kata sifat
- Tidak bisa berdiri sendiri
- Selalu diikuti noun
Rumus:
my + noun
Contoh:
- My book is on the table.
- This is my phone.
- My job is interesting.
- I like my English teacher.
Kesalahan yang sering terjadi:
❌ This book is my
✅ This book is mine
Kesimpulan singkat:
Kalau setelah kata “my” ada benda, maka penggunaannya sudah benar.
4. Mine sebagai Possessive Pronoun (Kata Ganti Kepemilikan)
Mine juga berarti “milikku”, tetapi tidak diikuti kata benda. Kata ini digunakan untuk menggantikan my + noun agar tidak mengulang kata benda yang sama.
Ciri utama:
- Bisa berdiri sendiri
- Biasanya muncul setelah to be (is, are)
Contoh:
- This book is mine.
- That bag is mine, not yours.
- The red car is mine.
- The choice is mine.
Perbandingan My vs Mine:
- My book is new.
- This book is mine.
Kesimpulan singkat:
Jika tidak ada kata benda setelahnya, gunakan mine, bukan my.
5. Myself sebagai Reflexive Pronoun
Myself digunakan ketika subjek dan objeknya adalah orang yang sama. Artinya, seseorang melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri.
Fungsi utama:
- Menunjukkan tindakan yang kembali ke diri sendiri
- Memberi penekanan (emphasis)
Contoh penggunaan reflektif:
- I taught myself English.
- I blamed myself for the mistake.
- I hurt myself accidentally.
Contoh sebagai penekanan:
- I did it myself.
- I prepared everything myself.
Kesalahan umum:
❌ Myself am happy
✅ I am happy
Kesimpulan singkat:
Myself tidak bisa menggantikan I atau me. Kata ini hanya dipakai dalam konteks reflektif atau penekanan.
Ringkasan Perbedaan I, Me, My, Mine, dan Myself
| Kata | Fungsi | Posisi |
|---|---|---|
| I | Subjek | Sebelum kata kerja |
| Me | Objek | Setelah kata kerja/preposisi |
| My | Kepemilikan + noun | Sebelum benda |
| Mine | Kepemilikan tanpa noun | Berdiri sendiri |
| Myself | Reflektif/penekanan | Objek diri sendiri |
Penutup
Memahami perbedaan I, me, my, mine, dan myself adalah langkah awal yang sangat penting dalam menguasai grammar bahasa Inggris. Kesalahan penggunaan kelima kata ini memang terlihat sepele, tetapi bisa membuat kalimat terdengar tidak natural dan kurang profesional.
Dengan mengingat fungsi dasar masing-masing kata—apakah sebagai subjek, objek, atau kepemilikan—kamu akan jauh lebih percaya diri dalam berbicara maupun menulis bahasa Inggris. Kunci utamanya adalah latihan konsisten dan membiasakan diri membaca serta membuat contoh kalimat sendiri.