
Bahasa Inggris sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kita bisa menemukannya di sekolah, pekerjaan, media sosial, film, musik, hingga berbagai aplikasi. Namun, meskipun sudah belajar bahasa Inggris selama bertahun-tahun, masih banyak orang yang merasa kesulitan ketika harus berbicara menggunakan bahasa Inggris.
Mungkin kamu pernah memahami apa yang dikatakan orang lain dalam bahasa Inggris, tetapi tiba-tiba bingung ketika harus menjawab. Atau sebenarnya sudah tahu kosakatanya, tetapi takut salah saat mengucapkannya.
Hal seperti ini cukup umum terjadi dalam proses belajar bahasa Inggris. Kesulitan speaking bukan berarti seseorang tidak bisa belajar bahasa Inggris. Ada beberapa faktor yang dapat membuat kemampuan berbicara terasa lebih sulit.
Daftar Isi
Kenapa Berbicara Bahasa Inggris Terasa Sulit?
Salah satu penyebabnya adalah karena bahasa Inggris tidak selalu digunakan dalam percakapan sehari-hari. Seseorang bisa saja sering mengerjakan soal grammar dan menghafalkan kosakata dalam bahasa Inggris, tetapi belum tentu memiliki banyak kesempatan untuk menggunakan bahasa Inggris secara langsung.
Speaking bahasa Inggris merupakan keterampilan yang membutuhkan praktik. Semakin sering seseorang mendengar dan menggunakan bahasa Inggris, semakin terbiasa pula mereka dengan kosakata, pronunciation, dan pola kalimatnya.
Lalu, apa saja kesulitan yang sering dialami saat berbicara bahasa Inggris?
7 Kesulitan Orang Indonesia Berbicara Bahasa Inggris
1. Takut Salah Saat Berbicara
Salah satu hambatan terbesar dalam speaking bahasa Inggris adalah rasa takut melakukan kesalahan. Ada yang takut pronunciation-nya salah, grammar-nya keliru, atau khawatir orang lain akan menertawakan ketika mereka salah mengucapkan sesuatu. Akibatnya, daripada salah, mereka memilih diam. Padahal, melakukan kesalahan merupakan bagian dari proses belajar bahasa Inggris. Kesalahan justru dapat membantu kita mengetahui bagian mana yang masih perlu diperbaiki.
Jadi, tidak perlu menunggu sampai merasa benar-benar lancar untuk mulai berbicara bahasa Inggris.
2. Sulit Mengingat Kosakata
Pernah tahu sebuah kata dalam bahasa Inggris, tetapi tiba-tiba lupa ketika sedang berbicara? Hal ini cukup sering terjadi. Salah satu penyebabnya adalah kosakata yang dipelajari belum sering digunakan dalam konteks nyata.
Daripada hanya menghafalkan kata hungry, misalnya, coba langsung gunakan dalam kalimat:
“I am hungry.”
Dengan belajar kosakata bahasa Inggris sekaligus contoh penggunaannya, kata tersebut akan lebih mudah diingat ketika dibutuhkan.
3. Bingung Menyusun Kalimat
Kesulitan lainnya adalah mengetahui banyak kosakata, tetapi bingung bagaimana menggabungkannya menjadi sebuah kalimat bahasa Inggris. Misalnya, seseorang mengetahui kata I, yesterday, school, dan go, tetapi masih ragu bagaimana menyusunnya.
Latihan membuat kalimat sederhana dalam bahasa inggris dapat membantu mengatasi masalah ini. Tidak perlu langsung membuat kalimat yang panjang. Mulailah dengan pola yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Contohnya:
“I went to school yesterday.”
Setelah terbiasa dengan kalimat sederhana bahasa Inggris, struktur kalimat dapat dikembangkan secara bertahap.
4. Terlalu Memikirkan Grammar
Misalnya, seseorang mengetahui kata I, yesterday, school, dan go, tetapi masih ragu bagaimana Grammar memang penting dalam bahasa Inggris. Namun, terlalu fokus pada grammar juga dapat membuat seseorang ragu untuk berbicara.
Sebelum mengucapkan satu kalimat, mereka mungkin memikirkan berbagai hal: apakah tenses-nya benar, apakah menggunakan is atau are, atau apakah susunan katanya sudah tepat. Akibatnya, percakapan menjadi tidak lancar.
Grammar tetap perlu dipelajari, tetapi sebaiknya berjalan bersama dengan praktik speaking. Jangan sampai keinginan untuk membuat kalimat sempurna justru membuat kita tidak berani berbicara sama sekali.
5. Kesulitan dengan Pronunciation
Bahasa Inggris memiliki pronunciation yang terkadang berbeda dari cara penulisannya. Inilah yang membuat beberapa kata terasa sulit diucapkan. Misalnya, cara membaca kata enough dalam bahasa Inggris tentu berbeda dengan cara membacanya berdasarkan huruf-hurufnya dalam bahasa Indonesia.
Untuk meningkatkan pronunciation, biasakan mendengarkan penutur bahasa Inggris dan menirukan cara mereka mengucapkan kata atau kalimat. Tidak harus langsung sempurna. Fokuslah pada mendengar, menirukan, lalu memperbaiki secara bertahap.
6. Jarang Berlatih Speaking
Seseorang tidak akan terbiasa berbicara bahasa Inggris hanya dengan membaca teori. Sama seperti keterampilan lainnya, speaking membutuhkan latihan. Jika bahasa Inggris hanya digunakan ketika ada tugas atau ujian, kemampuan berbicara mungkin terasa kaku ketika digunakan dalam percakapan.
Cobalah menyediakan waktu beberapa menit setiap hari untuk berbicara bahasa Inggris. Bisa dengan menceritakan kegiatan hari ini, membaca teks dengan suara keras, atau berbicara bersama teman. Latihan bahasa Inggris 5–10 menit secara rutin dapat menjadi awal yang sederhana.
7. Tidak Terbiasa Menggunakan Bahasa Inggris Sehari-hari
Bahasa Indonesia dan bahasa daerah masih menjadi bahasa utama dalam kehidupan sehari-hari sebagian besar masyarakat Indonesia. Karena itu, tidak semua orang memiliki lingkungan yang membuat mereka harus menggunakan bahasa Inggris setiap hari. Akibatnya, bahasa Inggris terasa seperti sesuatu yang hanya digunakan ketika belajar. Padahal, penggunaan bahasa Inggris sederhana di rumah atau bersama teman dapat membantu membangun kebiasaan. Misalnya, membiasakan kalimat seperti:
“I'm hungry.”
“Let's go.”
“What are you doing?”
“I'm tired.”
Kalimat sederhana seperti ini dapat menjadi langkah awal untuk membuat bahasa Inggris terasa lebih familiar.
Bagaimana Cara Mengatasi Kesulitan Speaking Bahasa Inggris?
Mengatasi kesulitan speaking bahasa Inggris tidak harus dimulai dengan cara yang rumit. Hal terpenting adalah memberikan lebih banyak kesempatan untuk menggunakan bahasa Inggris. Kamu bisa mulai dengan berbicara beberapa menit setiap hari, mempelajari kosakata melalui kalimat, menonton video berbahasa Inggris, menirukan pronunciation, atau mencari teman untuk berlatih percakapan.
Selain itu, jangan terlalu takut melakukan kesalahan dalam bahasa Inggris. Jika ada kesalahan grammar atau pronunciation, catat dan perbaiki setelahnya. Dengan begitu, proses belajar bahasa Inggris tetap berjalan tanpa membuatmu takut untuk mencoba. Jika merasa kesulitan belajar bahasa Inggris sendiri, mengikuti kursus bahasa Inggris juga dapat menjadi pilihan. Kelas bahasa Inggris yang memberikan kesempatan untuk praktik speaking dan mendapatkan feedback dari guru dapat membantu latihan menjadi lebih terarah.
Kesimpulan
Ada berbagai kesulitan orang Indonesia berbicara bahasa Inggris, mulai dari takut salah, sulit mengingat kosakata, bingung menyusun kalimat, terlalu memikirkan grammar, hingga kurangnya kesempatan untuk berlatih. Namun, kesulitan tersebut bukan berarti kemampuan speaking bahasa Inggris tidak bisa ditingkatkan. Speaking adalah keterampilan yang dapat berkembang melalui latihan dan kebiasaan.
Tidak perlu menunggu sampai grammar sempurna atau menguasai ribuan kosakata. Mulailah dari kalimat sederhana, gunakan secara rutin, dan jangan takut melakukan kesalahan. Sedikit demi sedikit, bahasa Inggris akan terasa lebih familiar dan kemampuan speaking pun dapat berkembang.