
Table of Contents
Pendahuluan
Tip Mengajarkan anak bahasa Inggris sejak dini adalah langkah bijak yang bisa membuka banyak pintu kesempatan di masa depan. Di era globalisasi seperti sekarang, kemampuan bahasa Inggris bukan hanya menjadi nilai tambah, melainkan kebutuhan. Meskipun tidak semua orang tua adalah guru bahasa, bukan berarti kamu tidak bisa mengajarkan bahasa Inggris kepada anakmu di rumah. Bahkan, suasana rumah yang santai dan penuh kasih justru bisa menjadi tempat belajar yang ideal.
Dalam artikel ini, kita akan bahas 5 tips mengajarkan anak bahasa Inggris di rumah yang praktis, menyenangkan, dan tentunya tidak memerlukan biaya mahal. Biarpun kamu bukan native speaker atau belum mahir betul, selama ada niat dan konsistensi, kamu bisa bantu anak jadi lebih percaya diri berbahasa Inggris.
Tip 1. Gunakan Bahasa Inggris dalam Percakapan Sehari-hari
Mulai dari Kalimat Sederhana
Kamu nggak perlu langsung ngajarin grammar rumit ke anak. Mulailah dari kalimat-kalimat sederhana seperti:
- “Good morning!”
- “Let’s eat.”
- “It’s time to sleep.”
Kalimat-kalimat ini bisa menjadi rutinitas harian yang akhirnya tertanam secara alami di otak anak.
Gunakan Konteks yang Jelas
Saat kamu bilang “brush your teeth”, tunjukkan langsung sikat gigi. Dengan begini, anak akan mengaitkan kata dan tindakan secara bersamaan. Ini jauh lebih efektif dibanding sekadar menghafal.
Jangan Takut Salah
Orang tua kadang takut ngajarin karena takut salah. Padahal, proses belajar itu soal kebiasaan. Kamu juga bisa belajar bersama anak—justru itu akan memperkuat ikatan kalian!
Tip 2. Gunakan Media Interaktif: Lagu, Video, dan Game
Lagu Anak Bahasa Inggris
Lagu adalah cara ampuh untuk mengajarkan bahasa karena:
- Mengandung ritme dan rima yang mudah diingat
- Mengulang kata yang sama sehingga memperkuat memori
- Menyenangkan!
Contoh lagu yang cocok:
- “Twinkle Twinkle Little Star”
- “If You’re Happy and You Know It”
- “The Wheels on the Bus”
Nyanyikan bareng, joget bareng, dan ulang terus di waktu senggang.
Video Edukasi
Pilih tontonan dengan aksen yang jelas dan animasi menarik. Contohnya:
- Cocomelon
- Peppa Pig
- Super Simple Songs
Batasi durasi menonton, dan setelah nonton ajak anak ngobrol soal isi videonya.
Game Interaktif
Gunakan aplikasi seperti:
- Lingokids
- Khan Academy Kids
- ABCmouse
Atau main game klasik seperti tebak gambar, Simon Says (“Touch your nose!”), atau matching card dengan kosa kata.
Tip 3. Tempelkan Label Bahasa Inggris di Sekitar Rumah
Buat Rumah Jadi Tempat Belajar
Kamu bisa menempel label pada benda-benda di rumah dengan kata dalam bahasa Inggris, misalnya:
- “door”
- “table”
- “mirror”
- “window”
Bisa juga gunakan sticky note warna-warni biar lebih menarik.
Buat Permainan dari Label
Ajak anak main mencari kata, misalnya:
- “Find the word that starts with T!”
- “Where is the label that says ‘chair’?”
Ini akan membiasakan anak membaca kosakata dalam konteks nyata.
Tip 4. Ceritakan Dongeng Bahasa Inggris Sebelum Tidur
Bangun Imajinasi dan Kosakata
Bacakan buku cerita anak dalam bahasa Inggris sebelum tidur. Buku bergambar akan membantu anak menghubungkan cerita dan gambar.
Contoh buku yang bagus:
- “Brown Bear, Brown Bear, What Do You See?” – Eric Carle
- “Goodnight Moon” – Margaret Wise Brown
- “The Very Hungry Caterpillar” – Eric Carle
Baca Bersama, Bukan Hanya Dibacakan
Ajak anak ikut membaca kata-kata yang mudah. Gunakan suara dan ekspresi agar anak tertarik. Jangan lupa tanyakan setelah cerita:
- “Who is your favorite character?”
- “What did the bear see?”
Biar anak terbiasa mengungkapkan pendapat dalam bahasa Inggris.
Tip 5. Buat Rutinitas dan Target yang Konsisten
Sedikit tapi Rutin
Belajar 10–15 menit setiap hari jauh lebih efektif daripada 1 jam sekali seminggu. Buat jadwal tetap seperti:
- Senin: Lagu Inggris
- Selasa: Cerita bahasa Inggris
- Rabu: Game bahasa Inggris
- Kamis: Menempel label baru
- Jumat: Review
Konsistensi adalah kunci!
Berikan Pujian dan Hadiah Kecil
Anak akan lebih termotivasi jika kamu memberikan:
- Stiker bintang
- Pelukan dan pujian seperti “Wow! Good job!”
- Aktivitas seru setelah belajar
Tapi hindari terlalu menekan anak. Fokus utama tetap membuat mereka senang saat belajar.
Penutup: Belajar Bahasa Inggris Itu Perjalanan, Bukan Tujuan Instan
Mengajarkan anak bahasa Inggris di rumah memang membutuhkan usaha dan kesabaran, tapi bukan hal yang mustahil. Justru dengan suasana rumah yang penuh kehangatan, anak bisa belajar dengan lebih nyaman dan tanpa tekanan.
Ingat, kamu nggak perlu jadi guru profesional untuk membimbing anak. Yang penting adalah konsistensi, kreativitas, dan dukungan emosional. Anak-anak menyerap bahasa seperti spons—mereka akan menangkap apapun yang mereka dengar, lihat, dan alami. Dengan tips-tips sederhana di atas, kamu bisa jadi pendamping terbaik untuk anak belajar bahasa Inggris, tanpa harus keluar rumah.